Heboh Guru Diminta Bayar Cuti Hamil, Kadisdik Kota Bogor Buka Suara

Wecome Jante Media di Situs Kami!

Kota Bogor – Dinas Pendidikan Kota Bogor merekrut seorang guru yang mendapat jabatan honorer di salah satu sekolah dasar negeri di Kecamatan Tanah Sarial, yang dimintai Rp 250.000,- saat mengajukan cuti melahirkan, gajinya akan dikurangi 50%. Menurut Sujatmiko Ballarto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, pihaknya mengetahui ada pegawai yang diutus untuk dipindahkan nanti, namun pegawai tersebut mengaku tidak memintanya. Heboh Guru Diminta Bayar Cuti Hamil, Kadisdik Kota Bogor Buka Suara

Berdasarkan temuan penggalian informasi dari Eddy di Bagian Kepegawaian SD, tidak ada tindakan yang dilakukan untuk membayar pegawai yang mengelola staf bagian pendidikan tersebut, kata Sujatmiko saat dihubungi, Rabu malam. . , 8 November 2023.

Sujatmiko melanjutkan, timnya melihat peralihan dari guru honorer ke majikannya Adi. Namun para ahli mengaku tidak mengetahui bahwa mereka sedang diperiksa. Dan kini kehormatan itu telah dikembalikan kepada gurunya.

Soal transfer, Pak Adi juga kaget karena tidak mau bertanya. Pihak kantor minta transfer uang yang ada di rekening, jadi segera dikembalikan, jelasnya. . PIMNAS Ke-36 di Unpad, UMSU Sabet 2 Medali dan Juara Favorit 

Sujatmiko mengatakan dia menentang pembayaran harga dalam bentuk apapun.

“Departemen akan dengan tegas mencegah hal itu terjadi lagi. Segala jenis penawaran atau pembayaran akan dilarang, dan jika itu terjadi lagi, hukuman yang setimpal akan diberikan kepada mereka yang memberi dan menerima,” katanya.

Sebelumnya diberitakan juga, pengakuan suami guru yang diminta membayar Rp 250.000 dan gajinya dipotong 50% muncul di media sosial. Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang menyelidiki pembayaran tersebut.

Informasi yang dihimpun Jante Media, dari keterangan yang ditulis suami guru tersebut, mengaku diminta mentransfer uang sebesar Rp 250 ribu untuk menandatangani surat permohonan cuti istrinya.

“Istri saya, seorang guru SD di Tanah Sarial, mengajukan cuti melahirkan pada Minggu kemarin dan diminta mengisi formulir cuti lalu menandatanganinya di Dinas Pendidikan Kota Bogor,” ujarnya, tulisnya, lalu diposting di seseorang. Akun media sosial.

“Dan sepertinya akan diminta transfer setelah penandatanganan sejumlah Rp 250 ribu dan (pembayaran) sebesar 50% selama masa kelahiran tiga bulan ke depan,” tulisnya.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim akan mendalami kebenaran cerita tersebut. “Yang terpenting, kami sedang menyelidiki kebenaran laporan tersebut,” katanya kepada wartawan.

Mantan Direktur Komite Pemberantasan Korupsi ini mengatakan, menjadi guru adalah suatu kehormatan dan ada aturan yang harus dipatuhi.

“Ya, itu suatu kehormatan.” Tapi aku melihat lagi. Penyidik ​​masih melakukan penyelidikan. Nah, sebenarnya kalau dilihat sekilas, itulah yang disebut-sebut sebagai guru honorer ketika hendak berlibur. Tanggung jawab mengajar di kelas tidak ada habisnya. Betul para siswa itu. “Harus ada yang mengajar. Jadi penggantinya siapa? Uangnya dari mana? Kurang lebih,” jelas Dadi.

Dadi juga menjelaskan, tanggung jawab tersebut bisa merugikan pihak sekolah. Sehingga permasalahan kekurangan guru harus menjadi perhatian bersama.

“Kenapa? Karena misalnya tahun ini di Kota Bogor, setiap bulannya ada 20 guru PNS yang pensiun. Dikalikan 12 (bulan), berarti ada 240 guru yang pensiun,” kata Ayah.

Sejauh ini, kata Dadi, pemasangan baru tersebut masih terbatas dan belum sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, direncanakan 5-10 CPNS untuk guru setiap tahunnya. Heboh Guru Diminta Bayar Cuti Hamil, Kadisdik Kota Bogor Buka Suara

“Di sinilah kita harus berhenti.” Jadi hal seperti ini lebih penting untuk kita carikan solusinya,” ujarnya.

Namun, kata Dadi, setiap orang berhak meminta cuti. “Seseorang berhak untuk hamil dan kemudian mengambil cuti melahirkan.” Tapi yang jadi pertanyaan guru pengganti ini dari mana, gajinya dari mana, dan itu harus kita pikirkan bersama-sama,” kata Dadi.

Baca lebih banyak artikel pendidikan bagus di tautan ini. 18 Ormas Islam umumkan pemilu yang bersih dan jernih di Kota Bogor Ketua KPU Kota Bogor menyambut silaturahmi para pimpinan Ormas Islam di ruang kerjanya. Jante Media 8 Februari 2024